Cara Mudah Partisi Hardisk Manual Saat Install Linux


Di kesempatan kali ini, saya akan berbagi pengalaman Cara Mudah Partisi Hardisk Saat Install Linux. Biasanya orang yang baru terjun ke dunia linux lebih memilih untuk mem-partisi hardisk mereka secara otomatis pada saat akan menginstall linux. Namun, tahukah anda ?? bahwa mem-partisi linux secara otomatis memang mudah tetapi sangat tidak fleksibel. Kenapa saya katakan demikian ? karena kita tidak dapat membagi sendiri hardisk tersebut untuk partisi root, maupun partisi swap ( dengan kata lain, sistem yang menentukan ).

 Langsung saja ikuti step by step berikut ini

- Silahkan pilih partisi hardisk mana yang akan diinstall linux. Sekarang, saya hanya memiliki 1 partisi sehingga yang muncul hanya /dev/sda. Jika anda memiliki lebih dari 1 partisi, akan muncul pilihan lain seperti /dev/sdb, /dev/sdc, dll.

- Pada manu Device for boot loader installation anda dapat memilih hardisk mana yang akan diinstall boot loader untuk booting linux kalian. Disini, saya memilih hardisk saya yang berukuran sekitar 50GB.


- Kemudian silahkan klik New Partition Table 


- Akan seperti ini jadinya


- Pertama, kita akan membuat partisi root ( partisi tertinggi di linux yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi sistem seperti halnya Local Disk C di windows )
- Klik pada free space
- Kemudian klik tombol + atau add
- Setting seperti gambar dibawah ini



Keterangan : 

- Size : ukuran yang akan anda gunakan untuk partisi root dalam satuan MB, jadi misalkan 20GB berarti anda tulis 20000 ( saya sangat menyarankan ukuran partisi root minimal 20GB jika lebih malah lebih bagus )

- Type for the new partition : untuk  partisi root silahkan pilih primary

- Location  for the new partition : silahkan pilih Beginning of this space

- Use as : Sebagai partisi root, wajib menggunakan ext4

- Mount point : " / " tanpa tanda petik

- Klik OK  


- Selanjutnya kita akan membuat partisi swap ( partisi yang digunakan untuk tambahan memori jika RAM tidak mampu lagi menampung program yang berjalan di linux anda dan saya menyarankan untuk memberikan 2GB pada partisi swap )
- Klik pada free space
- Klik simbol + atau add
- Setting seperti ini ( disini saya memberikan memori 2GB ke partisi swap yang artinya 2000MB )



- Klik OK


- Terakhir, kita buat partisi logical yaitu partisi tempat penyimpanan file-file anda baik itu audio, video, lembar kerja anda, game, dsb ( sama dengan Local Disk D pada windows )
- Untuk size nya bebas ( Disini saya menggunakan semua kapasitas hardisk yang tersisa, dengan begini tidak ada kapasitas hardisk yang terbuang karena tidak digunakan )
- Setting seperti dibawah ini
- Type nya pilih logical ( berbeda dengan partisi root yang type nya primary )
- Mount point : " /home " tanpa tanda petik


- Klik OK 
- Klik Install Now



- Klik Continue
- Selesai

NB : Jika gambar kurang jelas, silahkan zoom gambar dengan cara klik pada gambar

Jika ada pertanyaan, Silahkan kirim pertanyaan anda ke 
admin@dunia-jaringan.tech








Komentar